Hakka Cabang | 客属团体, News | 新闻

Hwie Tiauw Ka Surabaya Kedatangan Tamu dari YongChun dan Pelajar dari Tulungagung

Pada Jumat (22/2) lalu, Perkumpulan Hakka Surabaya Hwie Tiauw Ka kedatangan tamu rombongan pelajar bahasa mandarin pada pukul 3 sore, dengan dibantu oleh guru dari YongChun Chinese Language Centre Surabaya, 55 guru dan murid dari YongChun dan Nobel School, Tulungagung mendatangi kantor pusat Hwie Tiaw Ka Surabaya.

Adapun kunjungan kali ini adalah untuk belajar mengenai makanan tradisional Tionghoa dan juga makanan khas Hakka, serta mempelajari sejarah Tiongkok dan budaya Hakka. Pengurus dari Hwie Tiaw Ka yang turut hadir menyambut romobongan antara lain ketua Alie Handojo besrta wakil, sekjen, pemberdayaan wanita, bagian pendidikan dan budaya dan pengurus dari muda mudi Hwie Tiaw Ka juga turut hadir.

Lewat pukul 2 siang, 55 orang rombongan mulai perjalanannya menuju lokasi penyelenggaraan acara di jl. Jagir, Mangga Dua, Surabaya dengan mengendarai bus besar, dan tiba di lokasi sekitar pukul 3 sore. Di lokasi, pengurus Hwie Tiaw Ka sudah menyiapkan bahan-bahan untuk membuat pangsit dan Yong Tau Fu. Setelah tiba, rombongan langsung mulai belajar untuk membuat 2 menu ini.

Saat guru menjelaskan cerita dan sejarah asal usul pangsit dalam budaya Tionghoa, para pelajar mendengarkan dengan seksama.

“Pangsit diketahui berasal dari dinasti Han Timur, hasil karya seorang dokter bernama Zhang Zhongjing. Kulit pangsit dibentuk membalut bahan-bahan pengisinya dibuat seperti kimkho (kulit pangsit dan kulit dimsum dapat dibeli di supermarket), atau juga bisa dibuat setengah lingkaran seperti bulan. Isian pangsit dapat bervariasi dari manis dan asin, metode memasak juga dapat dikukus, digoreng, dll., Diisi dengan tiga daging segar, terdiri dari udang, ikan, ayam, babi, dll. Pangsit biasanya dengan kulit tipis dan dengan isian yang lembut. Pangsit juga sudah menjadi makanan tradisional yang lama menjadi bagian dari budaya Tioghoa, selama Festival Musim Semi, pangsit telah menjadi hidangan yang sangat diperlukan.

Setelah siswa dari rombongan mencuci tangan, mereka dikelompokkan dan mulai membuat pangsit. Di bawah bimbingan Yu Sizhen, Huang Fenying dan Ye Meirong, masing-masing kelompok siswa membaut pangsit dengan serius, dan kelompok yang dipimpin oleh Huang Fenying adalah yang tercepat, dan kelompok yang dipimpin oleh Yu Sizhen adalah yang paling indah.

Tiba-tiba seorang siswa bertanya, apa hubungan antara pangsit dan Yong Tau Fu? dan guru Zhu segera menjawab: “Pangsit yang berasal dari utara China membuat orang-orang Hakka yang merantau ke selatan tidak bisa melupakan rasanya, tetapi pada saat itu, tepung di daerah selatan China relatif sedikit, terutama beras, sedangkan tahu dari kedelai lebih umum di sana, sehingga ada nenek moyang Hakka memasukkan daging ke dalam bentuk tahu segitiga. Di dalam tahu, penampilannya mirip dengan pangsit, metode memasaknya sama dengan pangsit, dan orang-orang mengikutinya, ini sudah diturunkan, orang Hakka disebut Yong Tau Fu. Tahu lebih bergizi daripada mie, dan rasanya enak. Kemudian, Hakka datang ke Indonesia di selatan, dan membawa Yong Tau Fu itu ke Indonesia. Sekarang sudah menjadi makanan rumah tangga.”

Para siswa mendengarkan dengan puas dan mengatakan baru mengetahui bahwa pangsit dan Yong Tau Fu memiliki hubungan seperti itu.

Setelah setengah jam beraktivitas, para siswa menggerakkan jari-jari mereka dan jari telunjuk bergerak melipat pangsit dan mengukus pangsit hingga matang bersama dengan Yong Tau Fu yang sudah diisi.

Selanjutnya, para siswa mulai mendengarkan perkenalan dari Li Xiuzhen dengan sejarah dan budaya Tionghoa, dan akhirnya menyaksikan JEJAK HAKKA SURABAYA yang direkam oleh tiga siswa dari SMA Kristen Gloria di Surabaya. Film dokumenter ini menceritakan kisah orang-orang Hakka di Surabaya selama lebih dari 200 tahun, yang telah berpartisipasi dalam pembangunan semua aspek Indonesia.

Setelah guru Li memperkenalkan budaya Hakka, pangsit panas dan Yong Tau Fu semuanya matang dan baru saja keluar dari pot. Para siswa mencicipi hasil kerja mereka dan merasa sangat bahagia. Pada hari yang sama, juga ada mie goreng yang disumbangkan oleh Huang Fenying, pangsit goreng dari Yu Meilian, dan makanan lainnya, panitia mengucapkan terima kasih untuk semua sumbangan ini. Setelah pertukaran cendera mata antara keduanya acara tersebut pun diakhiri dengan sukses.

Hwie Tiaw Ka akan merayakan ulang tahunnya yang ke 200. Ketika Konsul Jenderal China di Surabaya, Gu Jingqi mengunjungi Hwie Tiaw Ka beberapa waktu yang lalu, dan ia berharap bahwa Hwie Tiaw Ka akan menjadi basis pendidikan yang mewarisi budaya Tionghoa yang sangat baik dan juga mengajarkan semangat Hakka.

Dan di tahun baru ini, Hwie Tiaw Ka menyambut siswa untuk pertama kalinya. Kami berharap bahwa melalui kegiatan seperti ini, para siswa ini akan terus tertarik untuk belajar budaya Tionghoa.


惠潮嘉会馆

接待了一批中华文化学习团

惠潮嘉会馆接待了一批中华文化学习团 2月22号下午3点,在永春华语补习中心负责人苏先源老师安排下, 东爪哇Tulung agung,Nobel School 天主教学校 和永春华语补习中心共55名老师和同学来到惠潮嘉会馆活动中心,学习烹饪中华美食和客家美食,了解中国历史和客家文化。出席活动的理事有主席李汉雄、副主席丘思华、秘书李秀珍、丘宜霖,妇女部余斯婉、古群艳、黄奋莹、张海萍,文教部朱玉萍、张秋文青年部安端尼、teddy等。活动在热闹有序中进行。 下午2点多,55名师生乘旅游大巴来到位于JL.JAGIR. MANGGADUA的活动中心,3~4点是烹饪时间,理事们已经准备好了包饺子和酿豆腐的材料。学生分四组围坐在大桌两旁,活动由丘宜霖主持,朱玉萍和余斯婉作示范包饺子和酿豆腐。 学生们认真地听丘老师讲解饺子的来源和故事,原来饺子起源于东汉时期,为医圣张仲景首创。用饺子皮把馅料包起来像元宝就是饺子(饺子皮或云吞皮在市场可买到)也可捏成月牙形或角形,馅料可荤可素、可甜可咸;煮熟方法也可用蒸、烙、煎、炸等、荤馅有三鲜、虾仁、鱼肉、鸡肉、猪肉、等, 饺子的特点是皮薄馅嫩,味道鲜美,形状独特。饺子是一种历史悠久的民间食物,每逢新春佳节,饺子更成为一种应时不可缺少的佳肴。 学生洗过手后就分组动手包起来了,在余斯婉、黄奋莹、叶媚蓉的指导下,每组学员都认真实习,黄奋莹带领的那组完成得最快,余斯婉带领的包得最美观。突然有学生问,饺子和酿豆腐有什么关系呢?问题问得好,朱老师随即解答:中国北方的饺子让南迁的客家人念念不忘,但当时南方面粉比较少,以米食为主,豆腐常见,所以就有客家先民把肉馅塞进三角形的豆腐肚子里,样子与饺子相似,煮法与饺子相同,慢慢人们效仿,就这样一直留传下来,客家人叫酿豆腐。豆腐比面皮更营养,口感好,后来客家先民南来印尼,把酿豆腐这佳肴带来了印尼,现在已成为家喻户晓的食品,学生听完满意地点头说,原来饺子和酿豆腐有这样亲密的关系。哈哈。经过半个小时的活动,学生们手指大动后,食指也动了,赶快把包好的饺子和酿豆腐蒸熟好解馋。 接下来学生排排坐好听李秀珍老师介绍中国历史和文化,最后观看由泗水 Gloria 基督教高中三名同学录制的泗水客家人的足迹(JEJAK HAKKA SURABAYA),这部纪录片讲述泗水客家人在200多年来积极参与印尼方方面面的建设。 待李老师介绍完客家文化后,热腾腾的饺子和酿豆腐也刚好全部出锅了,学生们品尝到劳动成果,分外高兴,当天还有黄奋莹的炒面,余美莲的煎芋头丸子,丘思华的开胃甜品,谢谢您们的鼎力支持,感谢古群艳乡亲赞助饺子和酿豆腐的材料。双方交换纪念品后圆满结束了活动。 惠潮嘉会馆即将迎来200周年华诞,中国驻泗水总领事顾景奇阁下年前走访惠潮嘉会馆时寄语,希望惠潮嘉会馆打造成为传承中华优秀文化和客家精神的教育基地。新春我们就迎来了第一批莘莘学子。希望通过这样的活动激起学生们对学习中华文化的兴趣。 朱玉萍报道

Write a comment

Ikuti Perkembangan PHIS!

Daftarkan email anda di sini untuk mendapatkan semua berita terbaru dari Hakka Indonesia langsung ke email anda.

Join 4 other subscribers

Tentang Kami

Hakkaindonesia.or.id adalah laman web milik Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera sebagai sarana komunikasi bagi seluruh cabang Hakka Indonesia yang tersebar di 34 provinsi yang ada di Indonesia. Selain berisi informasi mengenai Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera, laman web ini juga memberikan berita terkini dari seluruh cabang Hakka di Indonesia, serta pengetahuan mengenai budaya, nilai-nilai dan semangat Hakka yang berguna untuk dipelajari.
Ubah Bahasa